Masih tentang season Ramadhan. Kali
ini membahas iklan. Iklan apa ya yang paling sering muncul di media cetak atau
elektronik saat bulan Ramadhan?
polhukam.kompasiana.com |
Dari hasil pengamatanku, kalau di
media cetak seperti koran iklan season Ramadhan yang paling sering muncul itu
adalah iklan rumah makan besar yang menyediakan paket berbuka atau santap sahur.
Sedangkan di majalah-majalah, iklan yang paling ngetop itu tentu saja iklan
hijab atau baju-baju longdress yang bisa dipakai saat lebaran nanti.
Nah kalau di media elektronik,
iklan season Ramadhannya sangat beragam. Di tv misalnya, iklan season Ramadhan
yang mendominasi menurutku adalah iklan kartu seluler. Masing-masing provider
menggunggulkan produknya masing-masing. Entah itu bonusnya ditambah ketika
waktu sahur atau qouta internetnya diperbesar agar tidak bete saat berpuasa (katanya).
Selain itu, iklan salah satu merk
mie instan juga senang sekali berwara-wiri ketika Ramadhan. Ceritanya saat
sahur dan berbuka, “wajib” makan mie ini. Iklan minuman dingin apalagi, sering
muncul juga saat Ramadhan. Kalau melihat iklan minuman dingin ini saat siang,
wih asli rasanya dehidrasi di kerongkongan semakin bertambah-tambah.
Ketika Ramadhan hampir berakhir,
maka iklan yang paling banyak muncul menurut penglihatanku adalah iklan sirup yang sering digunakan untuk menjamu tamu ketika Idul Fitri
serta biskuit-biskuitnya dengan berbagai merk.
Selain makanan dan minuman, iklan TV yang bertebaran di bulan Ramadhan menurutku juga ada iklan sarung. Mungkin ajakan supaya para pria membeli sarung buat dipakai ke masjid saat shalat lima waktu jamaah, tarawih, atau pun shalat Ied nanti.
Oya, iklan pribadi dan golongan juga melimpah seperti jamur di musim hujan ketika Ramadhan tiba. Di semua media, entah koran, radio, TV, bahkan media sosial semacam facebook, iklan ucapan "Selamat Menjalankan Ibadah Puasa" dan "Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri" bergentayangan dengan embel-embel dari pihak mana atau siapa. Tidak ada produk yang dijual dalam iklan semacam ini, hanya menjual nama (asal jangan menjual diri, hehe).
Selain makanan dan minuman, iklan TV yang bertebaran di bulan Ramadhan menurutku juga ada iklan sarung. Mungkin ajakan supaya para pria membeli sarung buat dipakai ke masjid saat shalat lima waktu jamaah, tarawih, atau pun shalat Ied nanti.
Oya, iklan pribadi dan golongan juga melimpah seperti jamur di musim hujan ketika Ramadhan tiba. Di semua media, entah koran, radio, TV, bahkan media sosial semacam facebook, iklan ucapan "Selamat Menjalankan Ibadah Puasa" dan "Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri" bergentayangan dengan embel-embel dari pihak mana atau siapa. Tidak ada produk yang dijual dalam iklan semacam ini, hanya menjual nama (asal jangan menjual diri, hehe).
#30HariNgeblogTemaRamadhan
Posting Komentar
Posting Komentar